Sigh... Liburan yang ada sekarang membosankan ya. Tapi gak apa-apa, selama liburan ini aku belajar beberapa hal yang menarik. Satu di antaranya adalah belajar meramal ^^
Apa? Ada yang gak percaya? Sigh... Karena kamu yang meminta... Di bawah sudah aku tuliskan ramalan yang sesuai dengan 10 orang pertama yang membaca blog ini. Coba baca deh :D
PS : maap ya dalam bahasa Inggris...
You have a need for other people to like and admire you, and yet you tend to be critical of yourself. While you have some personality weaknesses you are generally able to compensate for them. You have considerable unused capacity that you have not turned to your advantage.
Disciplined and self-controlled on the outside, you tend to be worrisome and insecure on the inside. At times you have serious doubts as to whether you have made the right decision or done the right thing. You prefer a certain amount of change and variety and become dissatisfied when hemmed in by restrictions and limitations. You also pride yourself as an independent thinker; and do not accept others' statements without satisfactory proof.
But you have found it unwise to be too frank in revealing yourself to others. At times you are extroverted, affable, and sociable, while at other times you are introverted, wary, and reserved. Some of your aspirations tend to be rather unrealistic.
Gimana? Akurat gak? Tapi... Maap ya... Harus ngaku... Sebenarnya aku gak bisa meramal ;p
Pernah gak sih merasakan bahwa beberapa pseudoscience seperti horoskop, astrologi, dll tampak begitu nyata dan akurat ? Atau ada orang lain yang dapat membaca garis tangan dan menebak kepribadian seseorang ? Hmm... Mungkin ada sedikit penjelasan ilmiah yang masuk akal.
Hal yang mirip di atas pernah dilakukan oleh seorang psikolog bernama B. R. Forer terhadap mahasiswa fakultas psikologi tempat ia mengajar. Pertama, ia memberikan tes kepribadian kepada para mahasiswa tersebut. Kemudian, tanpa melihat hasil dari tes tersebut, Forer memberikan jawabannya pada para mahasiswa ( dengan kata lain dia hanya menebak, bahkan dirinya tidak kenal dengan mahasiswa tersebut ). Jawaban yang dipakai persis seperti di atas.
Hasilnya cukup mengagumkan karena selama bertahun-tahun, akurasi yang diperolehnya dianggap sangat tinggi. Dalam skala 0 – 5 ( dengan 0 berarti salah dan 5 berarti sangat akurat ) maka penilaian yang diberikan oleh para mahasiswa tersebut selalu dalam rata-rata 4,26 !!!
Kesimpulannya... Hanya dengan menebak saja Forer dapat meyakinkan mahasiswanya tersebut bahwa ia dapat membaca kepribadian mereka dengan akurat.
Lho... kok ??? Yup, fenomena ini kemudian dikenal sebagai Forer Effect ^^
Jadi Forer effect mengungkapkan adanya kecenderungan seseorang untuk menerima suatu pernyataan yang bersifat umum tanpa menyadari bahwa pernyataan tersebut dapat pula dipergunakan untuk orang lain. Coba perhatikan deh pernyataan di atas, semuanya gak spesifik untuk kita tapi entah mengapa terasa akurat kan?
The most common explanations given today to account for the Forer effect are self-deception, wishful thinking, vanity and the tendency to try to make sense out of experience. People tend to believe things about themselves that are false, if at the same time they deem them positive or flattering enough.
Jadi... Masih mau diramal ?
Well, I don't know about fate that could be foretold by someone or some pseudoscience. But I do believe that He governs my life...
Gbu always
- etherial dragon
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar